Budiman Sitorus (38) terbaring lemah di ruang perawatan RS Pusat Pertamina pasca kecelakaan beruntun di Jalan Arteri Pondok Indah semalam. Ia mengaku ditabrak 2 kali oleh kendaraan yang berbeda.
"Mobil kita ditabrak sama motor dari belakang. Kita menghindar dikit ke kiri sampai nabrak pohon, lalu ditabrak lagi sama mobil Outlander," kata Budiman di RSPP, Jl Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2015).
Budiman tak ingat betul motor apa yang menabraknya dari belakang. Namun yang pasti, motor tersebut juga ditabrak oleh mobil yang dikemudikan Christopher Daniel Sjarif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Budiman kala itu duduk di kursi depan sebelah kiri. Mobil Avanza B 1318 TPJ miliknya dikemudikan oleh sopir pribadi, Rifki Ananta (35) dengan kecepatan 40 km/jam.
"Pelan karena macet," katanya.
Keduanya benar-benar tak menyangka akan menjadi korban kecelakaan beruntun yang begitu dahsyat. Budiman merinding mengingat kejadian itu.
"Keluar dari mobil dengan susah payah, saya lihat mayat di depan dan di belakang saya. Itu mengerikan sekali," ucap pria yang berprofesi sebagai kontraktor swasta ini.
Budiman dan Rifki langsung ditolong oleh warga sekitar. Mereka dibawa ke RS yang ada di kawasan Pondok Indah dengan menggunakan angkot. Namun karena penuh, sopir angkot kemudian membawa mereka ke RS Fatmawati. Di sanalah mereka baru mendapatkan perawatan.
Sementara itu kondisi mobilnya ringsek di bagian depan dan belakang. Dari foto yang diambil oleh adik Budiman, Adi Sitorus, tampak bagian kap depan mobil hitam ini ringsek. Ban sebelah kanan depan telah terlepas. Bagian samping kanan dan belakang juga ringsek.
"Pokoknya sudah nggak bisa dibetulin lagi itu mobilnya," keluhnya. (kff/fdn)










































