Siapa Sebenarnya yang Ingin Singkirkan Orang-orang SBY?

Siapa Sebenarnya yang Ingin Singkirkan Orang-orang SBY?

- detikNews
Rabu, 21 Jan 2015 13:01 WIB
Siapa Sebenarnya yang Ingin Singkirkan Orang-orang SBY?
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung mengklarifikasi isu pembersihan orang-orang SBY di pemerintahan tidaklah benar. Tapi mungkinkah ada asap kalau tak ada api?

Apalagi isu santer tersebut dilontarkan langsung oleh Presiden RI ke-6 SBY. Meski SBY yakin Jokowi tak akan melakukan pembersihan semacam itu, namun isu tersebut diakui cukup membuat Ketua Umum PD itu terhenyak.

"Di tengah-tengah situasi politik yang menghangat saat ini saya juga mendengar sejumlah isu, mungkin juga 'provokasi', yang bisa memecah belah di antara kita semua. Termasuk antara Presiden Jokowi dengan saya. Diisukan bahwa yang tengah dilakukan sekarang ini adalah pembersihan 'orang-orang SBY', baik di jajaran TNI, Polri maupun aparatur Pemerintahan. Saya terhenyak," demikian pernyataan SBY lewat Facebook, Senin (19/1) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak ingin isu ini terus menyebar, Presiden Jokowi pun langsung mengklarifikasi. "Tidak ada itu istilah 'Pembersihan orang-orang Bapak SBY', kita tidak sedang mengalami 'Patahan Politik', juga tidak sedang dalam pertempuran antar generasi," demikian pernyataan Jokowi yang tertulis di laman Facebook Joko Widodo yang dikutip detikcom, Selasa (20/1/2015). Laman ini mendapat verifikasi dari Facebook.

Setelah Jokowi mengklarifikasi, pertanyaan baru muncul tentang siapa sosok yang menghendaki orang-orang SBY disingkirkan. Sebab selama ini pembisik SBY tak pernah asal memberikan informasi, kalaupun itu sebuah manuver SBY, tentu ada target politik yang disasar.

Sembari melempar bola panas itu, SBY langsung membantah isu adanya perseteruan antara dirinya dengan Ketua Umum PDIP terkait dengan pencalonan Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri. Pernyataan SBY ini juga memunculkan tanda tanya besar lantara isu panas itu keluar langsung dari mulut sang jenderal. Melalui pernyataan itu SBY seolah ingin mengklarifikasi bahwa perseteruannya dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah lama berakhir, meski para pengamat melihat hubungan panas SBY dan Mega bisa jadi 'kekal'.

Bahkan sejumlah sumber menyebut Mega salah satu faktor yang kurang senang dengan hubungan baik SBY-Jokowi yang tercermin dalam pertemuan terakhir soal Perppu Pilkada langsung. Konon Mega juga yang tetap menutup rapat pintu koalisi dengan PD sampai partai biru tersebut memilih nonblok.

Sosok yang menghendaki Jokowi membersihkan orang-orang SBY pun sama misteriusnya seperti 'sengkuni' pembisik yang mengirim pesan rahasia ke SBY.

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads