7 Fakta Kecelakaan Maut di Pondok Indah yang Menewaskan 4 Orang

7 Fakta Kecelakaan Maut di Pondok Indah yang Menewaskan 4 Orang

Salmah Muslimah - detikNews
Rabu, 21 Jan 2015 12:16 WIB
7 Fakta Kecelakaan Maut di Pondok Indah yang Menewaskan 4 Orang
Mobil Outlander rusak parah
Jakarta - Kecelakaan maut terjadi di Jl Sultan Iskandar Muda (Jl Arteri Pondok Indah), Jaksel, Selasa (20/1) pukul 20.30 WIB. Mobil Mitsubshi Outlander Sport B 1658 PJE menabrak kendaraan bermotor hingga menyebabkan kecelakaan beruntun.

Outlander pertama kali menabrak 2 motor hingga pengemudinya terjatuh. Pengemudi kabur dengan kecepatan tinggi dan kembali menabrak Avanza hitam dengan nopol B 1318 TFZ.

Mobil Avanza sempat oleng ke kanan dan menabrak 4 motor yang melaju di depannya. Keempat motor itu terjatuh dan terseret terbawa mobil sejauh 100 meter hingga memasuki jalur TransJakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut fakta-fakta tabrakan maut di Pondok Indah yang menewaskan 4 orang:

1. Pelaku Mahasiswa Berusia 23 Tahun

Christopher tutupi wajah dengan handuk (Foto: Rina/detikcom)
Pelaku pengemudi Outlander diketahui bernama Christopher Daniel Sjarif yang baru berusia 23 tahun. Pelaku merupakan mahasiwa laki-laki di salah satu universitas yang ada di Jakarta.

Pelaku diketahui beralamatkan di kawasan elite Pondok Indah yaitu Jl Niaga Hijau, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jaksel. Data dari kepolisian soal sosok Christopher masih minim.

Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono menyebut pelaku lahir di Singapura. Dia lulusan sekolah internasional di Jaksel.

Polisi masih menyelidiki identitas lengkap Christopher.

2. Libatkan 3 Mobil dan 5 Motor

Motor para korban tabrakan beruntun (Foto: Elza/detikcom)
Kanit Laka Lantas Polres Jaksel AKP Bakti Butar Butar menyebut mobil yang dikemudikan Christopher menabrak Honda Vario B 3316 SPE, Vixion B 3918 SON, Supra X B 6684 TON, Mega Pro B 4492 RO, Honda Beat B 3060 BSN.

Dua mobil yang juga dihantam Outlander adalah Avanza B 1318 TPJ dan Mitsubishi pick up B 9852 AP. Tabrakan terjadi di 2 lokasi yakni dekat Holland Bakery dan dekat Halte TransJ Tanah Kusir, Jl Sultan Iskandar Muda Jaksel (Jl Arteri Pondok Indah).

3. Tewaskan 4 Orang

Iptu Batang dibawa ke rumah duka (Foto: Rini/detikcom)
Tabrakan maut ini menyebabkan 4 orang tewas dan 2 orang kritis. Salah satu korban tewas adalah Iptu Batang Onang Lubis, warga Parung Bingung Depok. Dia merupakan anggota Sabhara Polsek Kebayoran Baru yang sedang dalam perjalanan pulang usai dinas.

Tiga korban tewas lainnya yakni Mustofa warga Pondok Bambu Jaktim, Mahyudi Herman warga Pondok Petir, Depok dan Wahyu Anggoro  warga Tanah Kusir.

Keempat orang tersebut merupakan pengendara motor yang tertabrak kala Outlander melaju zig-zag saat melintas di Jl Arteri Pondok Indah dekat Holland Bakery menuju Halte TransJ Tanah Kusir dekat Markas Kostrad.

Sedangkan dua orang yang kritis karena terluka adalah Rizki Ananta (35) dan Budiman Sitorus‎ (39) yang merupakan menumpang mobil Avanza.

4. Ada Cekcok dan Pencekikan Sebelum Tabrakan

Christopher di Polres Jaksel (Foto: Rina/detikcom)
Christopher (23) sempat cekcok dengan Sandi, sopir mobil Mitsubishi Outlander milik M Ali. Christopher bahkan mencekik Sandi dan merebut setir mobil.

"Sandi sempat dicekik," kata petugas Unit Laka Polres Jaksel, Brigadir Sigit Budi, Rabu (21/1/2015).

Ini terjadi karena permintaan Christopher mengemudikan mobil dilarang Sandi. Sandi dan Christopher berada dalam mobil setelah sebelumnya Ali lebih dulu turun di Mayestik, Jaksel.

"Di mobil bertiga dari Pacific Place," sebut Sigit.

Sandi memang berusaha mengontak Ali, namun dilarang Christopher. "HP direbut (Christopher) kemudian dibuang," tuturnya.

Ari, pemilik toko kelontong, mendengar keributan itu. "Sopir dicekik saat turun dari mobil dekat Gandaria City," ujarnya secara terpisah.

Setelah Sandi turun, Christopher mengabil alih kemudi. Dia langsung tancap gas dan akhirnya menabrak 2 motor dekat Holland Bakery. Usai menabrak, dia tetap melajukan mobil hingga menabrak lagi 2 mobil dan  motor-motor di dekat Halte TransJ Tanah Kusir.

5. 2 Kali Tes Urine

Mobil Outlander rusak parah (Foto:Rina/detikcom
Christopher telah melakukan tes urine sebanyak 2 kali. Diperkirakan sore ini hasil tes urinenya dapat diketahui. Tes pertama dilakukan di Polres Jakarta Selatan dan hasilnya negatif.

Karena negatif, polisi berinisiatif melakukan tes urine yang kedua. Kali ini tes urine dilakukan di RS Polri. Christopher dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jaktim, sekitar pukul 03.15 WIB.

"Hasilnya sore ini," ujar Kapolres Jaksel Kombes Wahyu Hadiningrat saat dihubungi detikcom, Rabu (21/1/2015).

6. Pelaku Tak Mabuk

Mobil pelaku (Foto:Rina/detikcom)
Saat dibawa ke Mapolres Jaksel, kondisi Christopher tidak dalam keadaan mabuk. Dia hanya mengalami luka ringan dan kondisinya dalam keadaan sehat.

"Saya lihat langsung orangnya, kondisi tidak dalam keadaan mabuk," kata Kapolres Jaksel Kombes Wahyu Hadiningrat.

Namun terlihat luka lebam di wajahnya. Luka lebam itu  diduga karena bekas pukulan warga saat Christopher hendak melarikan diri usai menabrak Avanza dan motor di dekat Halte TransJ Tanah Kusir.

Saat ini Christopher berada di ruang pemeriksaan unit Laka Mapolres Jaksel.

7. Jadi Tersangka dan Terancam 5 Tahun Bui

Airbag mobil pelaku yang mengembang (Foto:Rina/detikcom)
Polisi masih menyelidiki penyebab Mitsubishi Outlander tabrakan dengan banyak motor dan mobil di kawasan Pondok Indah. Namun pemicu tabrakan maut Christopher Daniel Sjarif sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun untuk saat ini, ancaman hukuman yang menjeratnya cukup ringan, paling lama 5 tahun.

"Sudah tersangka. Kita kenakan pasal 359 KUHP, hukuman maksimal 5 tahun," kata Dirlantas Polda Kombes Risyapudin di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya II, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2015).

Bunyi pasal 359 KUHP adalah 'barangsiapa karena kelalaiannya menyebabkan orang lain mati, dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun penjara.'
Halaman 2 dari 8
(slm/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini