"Mereka habis nonton di Pacific Place, pas nonton minum Coca-Cola, habis itu minum kopi di Liberica Cafe," ujar Dirlantas Polda Kombes Risyapudin di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya II, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2015).
Sampai dengan saat ini belum diketahui apa yang menjadi penyebab Christopher berebut handphone dengan Sandi, sopir mobil Mitsubishi Outlander milik M Ali. Christoper bahkan sempat mencekik Sandi dan merebut setir mobil di sekitar Gandaria City.
"Di tengah jalan direbut sama Christopher, Ali turun dan naik taksi. Kenapanya itu yang sedang didalami. Yang jelas ada sesuatu hal, kenapa ini penyebabnya," lanjut Risyapudin.
Ali turun lebih dulu di kawasan Mayestik, Jakarta Selatan. Menurut Risyapudin alasan Ali turun di Mayestik lantaran macet.
"Rumahnya Ali kan di Sudirman. Jadi pas tahu macet, dia turun. Naik taksi. Suruh supirnya yang nganterin Christopher (pulang)," terang Risyapudin.
Christopher yang merupakan mahasiswa di San Fransico, Amerika Serikat, sudah ditetapkan menjadi tersangka. Pria kelahiran tahun 1992 tersebut dikenakan Pasal 359 dengan hukuman maksimal 5 tahun.
"(Christopher) Lagi kuliah di San Fransisco, Amerika. Kalau Ali kuliah di Indonesia. Mereka memang teman lama," kata Risyapudin.
"Sudah tersangka. Kita kenakan Pasal 359, hukuman maksimal 5 tahun," tutupnya.
Setelah berhasil merebut kemudi di sekitar Gandaria City, Christopher tancap gas dan menabrak motor di dekat Holland Bakery. Bukannya berhenti, Chritopher tetap melaju hingga kembali menabrak dua mobil dan sejumlah motor di dekat Halte TransJ Tanah Kusir.
(aws/fdn)











































