Laode Minta SBY Evaluasi Jaksa Agung, Mendagri & Menhub
Jumat, 28 Jan 2005 14:57 WIB
Jakarta - Tepat 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), desakan agar dilakukan reshuffle kabinet kian kencang. Wakil Ketua DPD Laode Ida misalnya meminta SBY mengevaluasi Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf dan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa. Laode menyampaikan hal itu usai menjadi pembicara dalam diskusi "100 Hari Pemerintahan SBY" di Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (28/1/2005).Menurut Laode, semua menteri SBY, kinerjanya masih memprihatinkan selama masa 100 hari pemerintahan. Namun dari mereka, Jaksa Agung, Mendagri dan Menhub kinerjanya paling buruk. Untuk pengganti Abdul Rahman, Laode mengusulkan nama Marsilam Simanjutak. "Saya merasa bahwa Marsilam Simanjutak adalah orang yang masih pantas untuk menjadi Jaksa Agung," katanya.Laode juga mengusulkan agar semua pejabat di bawah Jaksa Agung diganti karena mereka kebanyakan orang-orang lama yang justru menjadi kendala penegakan hukum. "Semua pejabat harus diganti dengan orang-orang yang teruji. Penggantinya harus dijelaskan secara transparan kepada publik," katanya. Untuk pemerintahan SBY selama 100 hari ini, Laode menilai SBY belum mampu mewujudkan good governance. "Pada tataran ide, yang disampaikan SBY sudah menjadi good governance. Namun pada tataran realitas masih menjadi bad governance. Ada pertentangan antara realitas dan ide," demikian Laode.
(iy/)











































