Christoper (23) ternyata sempat cek-cok dengan Sandi, sopir mobil Mitsubishi Outlander milik M Ali. Christoper bahkan mencekik Sandi dan merebut setir mobil.
"Sandi sempat dicekik," kata petugas Unit Laka Polres Jaksel, Brigadir Sigit Budi, Rabu (21/1/2015).
Ini terjadi karena permintaan Christoper mengemudikan mobil dilarang Sandi. Sandi dan Christoper berada dalam mobil setelah sebelumnya Ali lebih dulu turun di Mayestik, Jaksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi memang berusaha mengontak Ali, namun dilarang Christoper. "HP direbut (Christooper) kemudian dibuang," tuturnya.
Cek-cok berlanjut kala Andi mengambil HP yang dibuang di jalan sebelum mobil melewati Gandaria City. Saat itu pula, Christoper merebut setir mobil dan melaju kencang.
Keterangan ini mirip dengan apa yang disaksikan Ari, pemilik toko kelontong. "Sopir dicekik saat turun dari mobil dekat Gandaria City," ujarnya terpisah.
Bahkan Ari melihat ada motor yang membuntuti mobil Outlander. Namun tak jelas siapa pengemudi motor tersebut.
Christoper yang berhasil merebut setir, langsung tancap gas dan akhirnya menabrak 2 motor dekat Holland Bakery. Christoper yang masih berstatus mahasiswa tetap melajukan mobil hingga menabrak 2 mobil dan 3 motor di dekat Halte TransJ Tanah Kusir.
Empat orang tewas dalam tabrakan maut ini termasuk anggota Polsek Kebayoran Baru Aiptu Batang Onang Lubis.
(fdn/bil)











































