Xanana Janji Akan Lobi AS untuk Cabut Embargo Militer RI

Xanana Janji Akan Lobi AS untuk Cabut Embargo Militer RI

- detikNews
Jumat, 28 Jan 2005 12:21 WIB
Jakarta - Pemerintah Timor Leste berjanji akan melobi pemerintah AS dalam kongres AS, Februari yang akan datang, terkait masalah pencabutan embargo keperluan militer RI.Hal itu disampaikan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao usai bertemu Ketua DPR Agung Laksono dan Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat, (28/1/2005)."Tadi Menlu Ramos Horta sudah menyampaikan dalam pertemuan kami akan malobi AS dalam kongres bulan Februari mengenai masalah embargo dan restriksi terhadap suplai peralatan militer ke Indonesia," kata Xanana.Menurut dia, usaha ini merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan Timor Leste saat KTT Tsunami di Jakarta, beberapa waktu lalu.Atas inisiatif pemerintah Timor Leste, Ketua DPR Agung Laksono menyatakan, rasa terima kasihnya. "Mereka berinisiatif sendiri setelah melihat kejadian di Aceh. Banyak kebutuhan militer yang tidak dapat dipenuhi Indonesia, antara lain karena pesawat rusak dan spare part tidak ada," katanya.Agung juga mengungkapklan dalam pertemuan itu dibahas rencana peningkatan kerjasama antar parlemen. "Selaku parlemen saya menyampaikan agar hubungan ke depan antara kedua negara tidak hanya eksekutif tapi juga legislatif. Tadi ditegaskan juga antara kedua negara tidak boleh hidup atas bayang-bayang masa lampau," katanya.Xanana mengungkapkan niat kunjungan parlemen Timor Leste sebagai kelanjutan program pertukaran, di mana sebelumnya anggota DPR RI sudah berkunjung ke Dili.Xanana juga mengatakan, kunjungannya ke Indonesia untuk menyampaikan solidaris dan simpati dari rakyat Timor Leste atas bencana di Aceh dan Sumut. "Kami kemarin suadah memberi sumbangan pada presiden Susilo tanda solidaritas, jumlahnya sedikit saja yang dikumpulkan dari penduiduk umum termasuk anak sekolah, anak kecil dan kios-kios. Tapi kami memberi dengan hati dan rasa sedih juga," ujarnya. (umi/)


Berita Terkait