Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengaku sudah mengontak Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika untuk segera menerbitkan SK Pengangkatan Jabatan. Apa yang membuatnya begitu lama?
"Iya saya itu sudah nagih ke dia (Kepala BKD) untuk cepat (meneken dan memberikan SK pengangkatan jabatan). Nih lihat saya sudah BBM, dibaca doang sama dia, belum dibalas," ujar Ahok sambil menunjukkan sebuah pesan instan yang dikirimnya via BlackBerry Messanger (BBM) pada layar ponsel kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa (terlambat pembagian SK) gara-gara banyak (pegawai) yang dilantik mungkin? Ya lihat saja nanti sebagian (pejabat) lagi juga akan dicopot, kalau kerjanya enggak bener begini," ancamnya.
Meski demikian, Ahok menjanjikan mereka akan tetap menerima honornya secara utuh apabila sampai akhir bulan ini belum menerima SK Pengangkatan Jabatannya. "Gaji tetap dapat," kata Ahok singkat.
Dikonfirmasi secara terpisah, Agus menargetkan SK Pengangkatan Jabatan para pegawai DKI itu rampung pada akhir bulan ini. Dia beralasan, banyaknya SK yang harus diselesaikan membuatnya cukup kewalahan.
(aws/kha)











































