Zulkifli Janji Tak Perlu Rekomendasi DPP Soal Pencalonan Kepala Daerah

Zulkifli Janji Tak Perlu Rekomendasi DPP Soal Pencalonan Kepala Daerah

- detikNews
Senin, 19 Jan 2015 22:06 WIB
Zulkifli Janji Tak Perlu Rekomendasi DPP Soal Pencalonan Kepala Daerah
Surabaya - Calon Ketua Umum PAN 2015-2020 Zulkifli Hasan memberikan janji kepada pendukungnya, bahwa tidak perlu rekomendasi dari pengurus DPP terkait pencalonan kepala daerah bupati/walikota atau gubernur di daerah.

"Partai politik jangan main power game. Rekomendasi yang harus membayar itu sudah tidak zamannya lagi, itu tidak mendidik," kata Zulkifli di hadapan Ketua dan Sekretaris DPW dan Ketua DPD PAN se-Jawa serta beberapa provinsi lainnya di Balroom Hotel Shangri-La Surabaya, Senin (19/1/2015).

"Daerah yang lebih tahu, biar kewenangannya ada di daerah. Pusat sifatnya hanya koordinatif. Itu tradisi baru yang akan dibangun di PAN," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli yang juga Ketua MPR akan membangun traidisi baru di PAN. Katanya, partai politik tidak memikirkan jangka pendek, memikirkan menjadi capres atau cawapres, menjadi calon bupati atau calon wakil bupati, menjadi calon walikota atau calon wakil walikota.

"Itu namanya politik jangka pendek dan politik praktis. Itu bukan zamannya lagi. Ini partai politik berwawasan kebangsaan. Ketua umum tidak segala-galanya. Di negara maju nggak ada ketua umum berebut menjadi capres," tuturnya sambil menambahkan, jika dirinya terpilih akan membuat tradisi baru di kepimpinan nasional yakni akan menggelar konvensi calon presiden.

"Kepimpinan nasional adalah hak rakyat. Karena itu, partai politik untuk menyerap aspirasi perjuangan publik. Nggak boleh memaksakan diri. Saya akan mengusung calon pemimpin nasional dengan konvensi. Siapa yang terbaik bisa mencalonkan diri, tidak harus ketua umum partai," jelasnya.

PAN ke depan juga akan membangun semua azas pondasi kebangsaan. "Musuh PAN adalah kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan. Itu yang kita serap untuk kebijakan publik dan partai," tandasnya.

(roi/kha)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini