Hal ini disampaikan Panglima Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda Widodo kepada wartawan di KRI Banda Aceh yang sedang berada di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, Minggu (18/1/2015). Jenazah tersebut mengapung di lokasi pendulum para penyelam TNI AL yang akan mengobservasi badan pesawat.
"Korban mengapung di lokasi anak-anak (menyelam)," imbuhnya.
Widodo tidak menjelaskan lebih lanjut dua jenazah tersebut perempuan atau laki-laki. Namun kondisi kedua jenazah yang ditemukan pada sekitar pukul 10.30 WIB, sudah rusak sehingga proses evakuasinya juga mengalami kesulitan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang di KRI Sibolga, akan dibawa ke Teluk Kumai di sana akan dievakuasi ke Kapal SAR," tuturnya.
(sip/try)











































