Eksekusi Mati Napi, Polda Jateng: Regu Tembak Sudah Siap

Eksekusi Mati Napi, Polda Jateng: Regu Tembak Sudah Siap

- detikNews
Sabtu, 17 Jan 2015 19:30 WIB
Jakarta - Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Aloysius Liliek Darmanto, memastikan kesiapan regu tembak untuk mengeksekusi mati 6 narapidana Minggu (18/1) dini hari. Ada 84 personel Brimob yang disiapkan.

"Kita sudah siap eksekusi. Tidak ada persiapan khusus, siap saja," kata Liliek saat dikonfirmasi Sabtu (17/1/2015).

Eksekusi mati digelar terhadap 6 narapidana pada pukul 00.00 WIB, Minggu (18/1) dini hari. Kelima terpidana mati yang dieksekusi di Nusakambangan, Jawa Tengah yakni Marco Archer Cardoso Moreira (WN Brazil), Namaona Denis (WN Malawi), Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (WN Nigeria), Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (WN Belanda) dan Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan Tran Thi Bich Hanh (34) warga Negara Vietnam yang terlibat kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu akan dieksekusi di Boyolali. "Kita siap dimana saja, kapan saja," sambung Liliek menolak menyebutkan keberadaan regu tembak jelang 4,5 jam eksekusi.

Dihubungi terpisah, Kadiv Pemasyarakatan Jawa Tengah, Yus Pahruddin menyebut kondisi jelang eksekusi cukup kondusif. Pulau Nusakambangan pada petang tadi sempat diguyur hujan. "Baru saja habis hujan," katanya saat dihubungi pukul 19.15 WIB.

Khusus di Nusakambangan, lokasi yang dipilih untuk eksekusi antara bekas LP Nirbaya dan Lapangan Tembak Limusbuntu yang berada di belakang pos polisi Nusakambangan. Namun belum ada informasi mengenai lokasi eksekusi di Boyolali.

(fdn/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads