Jaksa Agung: Persiapan dan Kesiapan Eksekusi Mati Sudah Final

Jaksa Agung: Persiapan dan Kesiapan Eksekusi Mati Sudah Final

- detikNews
Sabtu, 17 Jan 2015 17:52 WIB
Jaksa Agung: Persiapan dan Kesiapan Eksekusi Mati Sudah Final
Jakarta - Tinggal hitungan jam, 6 terpidana mati kasus narkotika akan dieksekusi. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan persiapan eksekusi mati sudah dirampungkan.

"Persiapan dan kesiapan sudah final. Tidak perubahan jadwal pelaksanaan," kata Prasetyo dalam pesan singkatnya, Sabtu (17/1/2015).

Kelima terpidana mati yang dieksekusi di Nusakambangan, Jawa Tengah yakni Marco Archer Cardoso Moreira (WN Brazil), Namaona Denis (WN Malawi), Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (WN Nigeria), Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (WN Belanda) dan Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI).

Sedangkan Tran Thi Bich Hanh (34) warga Negara Vietnam yang terlibat kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu akan dieksekusi di Boyolali.

Di Dermaga Wijayapura, Cilacap, jalur masuk ke Nusakambangan, tampak keluarga dan kerabat yang datang untuk menemui kelima napi yang dieksekusi pukul 00.00 WIB, Minggu (18/1).

Yang cukup mencolok, ada lima mobil ambulans mulai memasuki Dermaga Wijayapura. Kelima mobil ambulans masuk ke dermaga sekitar pukul 14.36 WIB membawa peti mati berwarna cokelat yang akan dibawa masuk ke Pulau Nusakambangan.

Polda Jawa Tengah menyatakan kesiapan regu tembak yang akan melaksanakan eksekusi di bawah koordinasi jaksa eksekutor. "Kita pada prinsipnya sudah siap untuk melaksanakan tugas negara dengan menyiapkan 84 personel Brimbob. Kapan pun, di mana saja pelaksanaanya," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes (Pol) Aloysius Liliek Darmanto terpisah.

Khusus di Nusakambangan, lokasi yang dipilih untuk eksekusi antara bekas LP Nirbaya dan Lapangan Tembak Limusbuntu yang berada di belakang pos polisi Nusakambangan. Namun belum ada informasi mengenai lokasi eksekusi di Boyolali.

Lembah Nirbaya tersebut memang cukup sulit diakses dan tidak sembarang orang bisa mencapai ke lembah tersebut. Lembah Nirbaya juga hanya berupa lahan terbuka yang gersang.

Pelaksanaan eksekusi mati juga telah berkali-kali dilaksanakan di lokasi tersebut. Sebut saja trio Bom Bali yaitu Amrozi, Imam Samudra dan Mukhlas. Mereka bertiga menghembuskan nafas terakhir setelah timah panas menembus dada mereka pada pukul 00.15 WIB, Minggu (9/11/2008) dini hari.


(fdn/rvk)


Berita Terkait