Dituding Tutup Akses Warga Bali, ini Penjelasan Bandara Ngurah Rai

Dituding Tutup Akses Warga Bali, ini Penjelasan Bandara Ngurah Rai

- detikNews
Kamis, 15 Jan 2015 19:37 WIB
Dituding Tutup Akses Warga Bali, ini Penjelasan Bandara Ngurah Rai
(Foto: I Made Ardhiangga/detikcom)
Badung - Ratusan warga Badung Bali mengamuk dan merusak median jalan penutup akses dari Bandara Ngurah Rai ke Kuta. Apa penjelasan pengelola bandara sebagai pihak yang dianggap paling bertanggung jawab?

General Manager Bandara Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita, mengatakan, kebijakan memasang median jalan di Jalan Dewi Sartika sudah dikoordinasikan dengan instansi terkait. Terutama Dishub dan Kecamatan Kuta Selatan. Jalan tersebut sering padat kendaraan, sehingga arus masuk ke bandara terhambat.

"Itu kajian pada tahun baru 2014 dan akhirnya diwujudkan dengan pemasangan median jalan," kata Ardita ketika dikonfirmasi detikcom, Kamis (15/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ardita menambahkan akses keluar masuk bandara merupakan prioritas operasional bandara. Sehingga untuk mengatasinya, pihak bandara berkoordinasi dengan instansi terkait. Soal amukan warga, Ardita mengaku tidak bisa menahan.

Ratusan warga dari Banjar Tuban Griya, Tuban Pesalahkan, dan Segara Kuta, merusak median di Jalan Dewi Sartika, Kamis sore. Mereka menggunak eskavator untuk meratakan median. Akses memang terbuka, tapi jalanan jadi licin.

"โ€ŽKami sudah berdialog dan menunggu itikad baik Airport. Namun, hingga batas waktunya, tidak ada kesepakatan untuk membongkar sendiri," kata Pelemahan (Pengurus) Desa Adat Tubanโ€Ž, I Gusti Putu Widana di lokasi kejadian.


(try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads