Dua layanan tersebut, dilaunching langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Balaikota Bogor, Rabu (14/1/2015). "Melalui layanan ini, warga juga bisa membantu mengawasi perkembangan Kota Bogor," kata Bima.
Setiap pengaduan akan ditampung dan ditindaklanjuti oleh SKPD. Jika dalam waktu tiga hari belum ada tindakan, Bima akan langsung melakukan konfirmasi ke dinas yang bersangkutan. "Semua yang masuk ke nomor layanan itu, nantinya akan ada notification (pemberitahuan) ke HP saya. Jika belum ada tindakan (oleh Dinas), saya yang akan langsung menegur dinas terkait," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di ruang pelayanan Call Center, keluhan dan informasi warga Kota Bogor akan diterima oleh dua pegawai (operator) yang setiap hari (Senin-Jumat) selalu standby. Dua perempuan cantik dan ramah, akan melayani setiap telepon yang masuk melalui nomor Call Center Pemerintah Kota Bogor.
"Sebenarnya sudah uji coba dari sebulan lalu, tapi baru launching hari ini. Setiap hari saya yang jaga (terima telepon call center), sementara ini kita buka layanan dari jam 8 sampai jam 5," kata Nurul Dara Puspita Hanny, salah satu operator Call Center Bogor saat ditemui di ruang kerjanya.
"(Warga) sudah mulai ada yang menelepon, kebanyakan mereka infokan soal jalan rusak atau macet. Kalau yang terbaru, keluhan soal tarif angkot pas BBM naik," kata Fani Melfiani, operator lainnya.
(try/try)











































