Pilkada NAD Terancam Ditunda
Kamis, 27 Jan 2005 15:28 WIB
Jakarta - Menteri Dalam Negeri Muhammad Ma'ruf memperkirakan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Nanggroe Aceh Darussalam akan ditunda akibat bencana gempa dan tsunami.Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Ma'ruf di Departemen Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (27/1/2005).Menurut mendagri, pihaknya belum memiliki data yang akurat mengenai masalah kependudukan pasca tsumani di NAD."Karena belum akurat maka kita kesulitan, bagaimana nantinya mengatur untuk sampai ke TPS-TPS. Yang jelas, saya memperkirakan bulan Mai sesuai amanat UU No. 32 tahun mengenai pemerintahan daerah belum bisa dilaksanakan secara menyeluruh," ungkap mendagri.Dikatakan dia, berdasarkan data yang diperoleh sebanyak 14 kepada daerah, kabupaten dan walikota dan juga gubernur beserta wakil gubernur di NAD yang akan dilangsungkan pemilihan pada 2005.PapuaMengenai pilkada di Papua, Menteri Dalam Negeri Muhammad Ma'ruf mengatakansaat ini sedang diusahakan agar Majelis Rakyat Papua (MRP) dapat beroperasi sebelum pilkada. "Sebagaimana diketahui, PP untuk MRP baru kita selesaikan 23 Desember 2004. Sekarang Papua mempunyai tanggung jawab untuk segera mewujudkan anggota MRP itu. Jadi nantinya diatur sistem pemilihannya bagaimana, rapat pelaksanaannya dan lain-lain. Kalau sudah selesai, apakah konsep frame work atau time budgeting bisa tidak mengejar untuk bisa berperan dalam pilkada tahun ini," papar dia.Bagaimana kalau MRP belum terbentuk?"Kalau belum terbentuk maka solusinya akan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Papua. Artinya, kita tetap berpegang pada UU No. 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus," demikian Mendagri.
(aan/)











































