"Saya baru dengar laporan KRI Ahmad Yani menemukan puing serpihan jendela di Perairan Tanjung Mas Semarang, ada 3 temuan," ujar Direktur Operasional Basarnas Marsma SB Supriyadi di posko gabungan di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng, Senin (12/1/2015).
Ada 3 serpihan yang berhasil ditemukan hingga Perairan Tanjung Mas Semarang. Yaitu kaca dan plastik cover pelapis dalam bagian pesawat.
"Plastik-plastik cover dari pelapis dalam. Ada kaca, plastik, mungkin dari bagian dalam pesawat. Serpihan sudah dibawa jauh sampai semarang. Teman-teman pencari
menemukan hanyutnya sampai ke Laut Jawa," kata Supriyadi.
Operasi pencarian puing dan jenazah korban pesawat rute Surabaya-Singapura pun masih akan dilanjutkan besok. Ada 81 penyelam yang dibagi di 5 kapal yang melakukan operasi pencarian.
"Dibagi ke dalam 5 kapal. Mereka akan menyelam dan apapun yang
ditemukan akan diangkat. Inilah yang bisa dilaksanakan. Semoga kegiatan penerbangan, pelayaran dan lainnya dapat berjalan dengan baik," Supriyadi menuturkan.
Perwira Tinggi Bintang 1 ini pun menyatakan untuk saat ini belum ada penemuan tambahan jenazah korban. Namun kegiatan pencarian masih tetap dilakukan, dibantu dengan armada dan personel dari negara-negara sahabat.
"Korban tambahan belum ada. Jadi belum ada, namun kegiatan teman-teman dari negara sahabat yang ikut membantu akan masih membantu. Yang pulang baru Rusia," tutup Supriyadi.
(ear/fdn)











































