FDR ditemukan tim penyelam dari Kapal Negara (KN) Jadayat pada Minggu (11/1) kemarin. Awalnya KN Jadayat menangkap sinyal ping dari objek diduga black box. Lalu tim penyelam memastikan keberadaan alat tersebut di dasar laut.
Setelah dicek penyelam, ternyata objek tersebut FDR yang terlempar di bawah serpihan sayap pesawat. Penyelam tak bisa mengangkat FDR hari itu juga dan hanya ditandai karena alasan kondisi arus. Akhirnya, alat berwarna oranye itu diangkat tim penyelam TNI AL Senin (12/1) pukul 07.11 WIB pagi tadi.
Basarnas telah menyerahkan FDR bernomor seri Pn-2100-4043-02 dn Sn-000556583 itu ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk kemudian dibaca.

Bagian black box yang lain, yaitu Cockpit Voice Recorder (CVR) juga berhasil ditemukan, namun memang belum diangkat dari dasar laut. Rencananya CVR akan segera diangkat dari dasar laut hari ini juga.
(trq/nrl)











































