Setibanya di RS PMI, Bima Arya langsung menghampiri 3 korban yang kondisinya kritis dan masih berada di ruang IGD RS PMI. Saat melakukan peninjauan, Bima Arya juga ditemani oleh dokter jaga IGD RS PMI dan Humas RS PMI, Yudha Wibawa.
Melihat kondisi korban yang kritis, Bima Arya langsung meminta agar korban segera ditangani lebih serius dan dipindahkan ke ruang ICU. Namun, karena mendapat informasi kalau ruang ICU di RS PMI telah penuh, Bima Arya langsung menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, agar mencari ruangan ICU di rumah sakit lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, saat ini pihaknya melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor, masih berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor yang masih memiliki ruang ICU.
"Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk mencari ruang iCU di rumah sakit lain yang kosong, ketiga korban ini harus segera di rujuk ke ruang ICU mengingat kondisinya yang sangat parah," sambungnya.
Sementara itu, saat ditanya terkait adanya pohon tumbang di KRB, Bima Arya mengaku kalau perawatan semua pohon yang ada di Kebun Raya Bogor, merupakan tanggung jawab dari pihak LIPI.
"Pengawasan dan pengecekan pohon-pohon merupakan tanggung jawab Lipi, dan semua biaya pengobatan pun ditanggung oleh Pihak KRB," katanya.
Dia akan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi pohon-pohon yang ada di Kebun Raya Bogor. "Rencananya besok, saya dan pihak LIPI akan mengecek pohon-pohon di Kebun Raya," pungkasnya.
(rvk/rvk)











































