"Di sini saya tekankan kita mencari korban dan black box, bukan ekor. Sekali lagi korban dan black box bukan ekor," ujar Soelistyo dalam konferensi pers di kantornya, Jl Angkasa, Kemayoran, Jakpus, Sabtu (10/1/2015).
Untuk diketahui, proses pengangkatan ekor AirAsia tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Bagian ekor berhasil diangkat ke permukaan namun setelah dicek ternyata tidak ada kotak hitam di dalamnya.
Soelistyo tidak mau berkomentar banyak mengenai operasi pengangkatan ekor tersebut. Untuk diketahui sesuai dengan ketentuan, seluruh operasi evakuasi korban maupun black box berada di bawah kendali Basarnas.
"Saya tidak mikir ekor pesawat. Jika ekor mau di Pangkalan Bun atau mau di bawa ke Jakarta maka itu urusan KNKT," ujar Marsekal Bintang Tiga ini.
"Yagn saya tahu Panglima TNI menyerahkan ekor kepada KNKT. Selebihnya Saya tak menerima laporan," sambung Soelistyo.
(fjp/gah)











































