Langgar Izin Terbang, Dirut Garuda: Ada Kekeliruan Sistem Reservasi

Langgar Izin Terbang, Dirut Garuda: Ada Kekeliruan Sistem Reservasi

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 10 Jan 2015 18:11 WIB
Langgar Izin Terbang, Dirut Garuda: Ada Kekeliruan Sistem Reservasi
Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk merupakan salah satu maskapai yang mendapat catatan pelanggaran izin terbang. Pihak Garuda menyebut ada kekeliruan dalam sistim reservasi nomor penerbangan.

"Ada kekeliruan sistim reservasi di nomor penerbangan, ijin tak ada berubah," kata Dirut PT Garuda Indonesia Tbk, Arief Wibowo, di Gedung IIKGA, Jalan Kebon Sirih, Sabtu (10/1/2015).

‎Arief mengatakan, pelanggaran yang disebut oleh Menhub itu menyangkut penerbangan Makassar-Medan-Jeddah, dan baliknya Jeddah-Medan-Makassar. Jadi, Makassar-Medan menggunakan Garuda 626 yang merupakan penerbangan domestik kemudian dilanjut dengan Garuda 986 itu adalah sektor Medan-Jeddah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu dimulai pada 16 Desember (2014) izin resmi jam dan hari semua ada approval yang jelas, kemudian pulangnya itu adalah menggunakan GA 987 untuk sektor Jedah-medan kemudian Medan-Makkasar menggunakan GA 627," ujar Arief.

Ditambahkannya, saat itu pihaknya memang menginginkan ada satu nomor penerbangan supaya tidak membingungkan, maka digunakanlah tanggal 1 Januari, perubahan jadwal untuk menggunakan GA 986 pada rute Makasar-Medan-Jeddah, kemudian pulangnya adalah GA 987 Jedah-Medan-Makassar.

"Kebetulan saat itu kita sedang mendapatkan approval itu kami terima 2 Januari. Jadi tanggal 1 Januari itu masih belum di switch on reservasinya‎ Jadi di reservasi kita masih menggunakan GA 626. Padahal harusnya sudah menggunakan 986 begitu juga sebaliknya, harusnya yang Medan-Makassar menggunakan GA 967 waktu itu karena approval (ijin) baru dilihat tanggal 2 Januari di tim kita, jadi belum di switch on di tanggal 1 Januari menjadi 967," paparnya.

(idh/fjr)


Berita Terkait