Peralatan ini akan digunakan untuk membantu mempercepat kinerja tim DVI dalam mengungkap identitas jenazah yang semakin lama jumlahnya semakin bertambah.
"Kita dapat bantuan pinjaman alat 1 rontgen gigi portable dari RSUD Soetomo, 2 rontgen gigi portable dari Dinas Kesehatan Propinsi. Sementara Dinkes Kotamadya Surabaya ada 6 tempat pemeriksaan jenazah, total ada 26. Dan kita diberi bantuan alat pelindung diri berupa baju khusus post mortem 300 pasang dari Yayasan Budha Suci," ungkap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono pada detikcom di ruang Crisis Centre Polda Jatim, Sabtu (10/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awi menambahkan, untuk agenda hari ini Tim DVI akan meneruskan proses rapat rekonsiliasi pada 14 jenazah dan lakukan tahap uji post mortem pada 7 jenazah yang tadi malam (9/1) dikirim ke RS Bhayangkara.
"Kita rekonsiliasi 14 jenazah yang lalu dan 7 jenazah tadi malam kita uji post mortem dan identifikasi paralel," tandasnya.
(fjp/fjp)










































