Gowa: Ada yang Tidak Senang pada Kegiatan Farid Faqih

Gowa: Ada yang Tidak Senang pada Kegiatan Farid Faqih

- detikNews
Kamis, 27 Jan 2005 10:08 WIB
Jakarta - Mengapa sampai Farid Faqih dihajar oleh aparat TNI di Aceh? Menurut Sekjen Government Watch (Gowa) Andi Saputra, peristiwa itu terjadi karena ada pihak-pihak yang tidak senang dengan aktivitas Farid Faqih selama di Aceh."Ketidaksenangan pihak tertentu itu berujung pada peristiwa penganiayaan kemarin itu," kata Andi dalam perbincangan dengan detikcom per telepon pukul 09.45 WIB, Kamis (27/1/2005). Namun Andi tidak menyebutkan pihak mana yang tidak suka tersebut.Andi menuturkan, Gowa pimpinan Farid Faqih sudah berada di Aceh sejak 29 Desember 2004, atau 3 hari setelah bencana gempa dan tsunami. Gowa membawa bendera Aceh Logistic Support (ALS). ALS membantu mendistribusikan bantuan yang menumpuk di Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.Kala itu, Farid memang gencar mengkritik buruknya sistem distribusi bantuan yang tidak merata. "Pak Farid bicara pada Pak Alwi (Menko Kesra Alwi Shihab) dsb mengkritisi hal itu," kata Andi. Farid pun dengan ALS-nya turun tangan menangani masalah distribusi tersebut. Nah, dalam operasinya di Aceh itulah sejumlah kelompok tampak tak suka.Pasca penangkapan pada Farid Faqih, Andi mengaku kehilangan kontak. "Kami dengar dia dibawa ke Mapolresta Banda Aceh. Teman relawan dari Mer-C juga mencari beliau untuk dilakukan visum," kata Andi.Untuk saat ini, pihaknya akan terus mencari keadilan atas insiden penganiayaan pada Farid. "Kejadian itu tak perlu terjadi, jadi kami minta TNI memberikan klarifikasi," tegasnya.Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendampingan hukum. "Saya dan rekan-rekan dari YLBHI akan ke Aceh untuk pendampingan," kata Andi. Pada pukul 13.00 WIB nanti, Andi akan memberikan keterangan pers di kantor YLBHI di Jl Diponegoro 74 Jakpus guna mengklarifikasi hal ini. (nrl/)


Berita Terkait