"Untuk Paris itu, KBRI di Paris maupun KJRI di Marseille mengeluarkan travel advice kepada seluruh WNI kita di sana," kata Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir kepada detikcom, Sabtu (10/1/2015).
Travel advice itu dikeluarkan terkait peristiwa penyerangan kantor majalah satire Charlie Hebdo pada Rabu (7/1) lalu, dan penembakan polwan serta pegawai negeri sipil pada Kamis (8/1), termasuk penyanderaan di toko kelontong Hyper Cache Sabtu (9/1) kemarin. Namun tak ada WNI yang menjadi korban dalam 3 peristiwa mengerikan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah WNI yang berada di Paris pun cukup banyak, rata-rata mereka adalah mahasiswa dan pekerja. Namun Tata belum mengetahui angka pasti dari jumlah WNI di Paris saat ini.
"Informasinya harus saya cek dulu. Itu kan kota besar, ada mahasiswa dan ada yang kerja di sana," ujar Tata.
(vid/rni)











































