"Ini sebenarnya bagian dari sampling yang kami lakukan pada 5 bandara utama ini (Cengkareng, Medan, Juanda, Makassar dan Denpasar). Mungkin di bandara-bandara lain masih ada yang melakukan itu," jelas Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata.
Hal itu dikatakan Barata usai jumpa pers tentang pengumuman hasil audit tertib administrasi dan pelaksanaan perizinan rute penerbangan di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2015) petang. Jumpa pers itu dipimpin Menhub Ignasius Jonan didampingi Sekjen, Irjen, Staf Khusus Kemenhub dan JA Barata.
Barata menambahkan, audit sampling dilakukan pada tanggal 5-8 Januari 2015, dan diumumkan pada tanggal 9 Januari 2015. "Itu sebagai sampling bahwa itu memang ada sehingga langsung kita ambil tindakkan. Kita ambil dari tanggal 5-8 Januari 2015, kalau lebih mungkin lebih banyak lagi. Tapi bisa juga setelah itu berbondong-bondong orang langsung memperbaiki," jelas pria berkumis ini.
(nwk/nrl)











































