"Saya akan menemui Menhub Jonan, Menteri Susi juga Menteri Tenaga Kerja untuk membahas moratorium ABK. Pasalnya dalam setahun 17 ribu ABK kita bekerja dengan kapal asing," terang Nurson di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (9/1/2015),
Nurson mengatakan, permasalahan yang dialami para ABK sangatlah banyak. Contohnya, yang dialami para ABK kita di Trinidad Tobacco, dimana 230 orang ditinggal begitu saja tanpa digaji 8 bulan.
"Jadi kami mempunyai kesimpulan, sebaiknya dimoratorium. Laut kita lebih luas dari laut mereka toh. Tapi mereka kadang tidak senang juga melaut di dalam negeri," terang Nusron.
Nusron mengatakan, ada dua negara yang paling banyak membawa ABK Indonesia. "Sampai saat ini Korea sama Taiwan," imbuhnya.
(spt/bar)











































