Penembakan Charlie Hebdo, JK: Indonesia Harus Hati-hati

Penembakan Charlie Hebdo, JK: Indonesia Harus Hati-hati

- detikNews
Kamis, 08 Jan 2015 20:57 WIB
Penembakan Charlie Hebdo, JK: Indonesia Harus Hati-hati
Jakarta - Kantor majalah satir Prancis Charlie Hebdo diserang oleh kelompok militan dan menewaskan 12 orang. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta pihak keamanan Indonesia meningkatkan kewaspadaan.

"Itu artinya di Prancis dan negara-negara lain yang kena begitu. Tentu kita harus hati-hati lagi karena di mana pun bisa terjadi ternyata,"
ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2015).

Kata JK, pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinannya atas aksi kekerasan itu. Ditegaskannya, Indonesia menolak segala bentuk kekerasan, terutama menyangkut teror.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu kita tidak benarkan apa pun, di mana pun di Indonesia. Kita melawan teror seperti itu dan tentu di negara lain kita menolak seperti itu," terangnya.

Meski adanya penyerangan tersebut, Indonsia belum merasa perlu mengeluarkan travel alert kepada WNI untuk bepergian ke luar negeri. JK yakin setiap negara dapat mengatasi ancaman-ancaman teror tersebut.

"Masalah teror ada di mana-mana, nanti kalau kita begitu nanti seluruh dunia travel warning lagi, Inggris kena, Italia kena, Prancis kena,
Rusia kena, seluruh dunia, Afrika, semua negara kacau, nanti seluruh rakyat Indonesia tidak bisa pergi," jelasnya.

(fiq/bar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads