Diduga Sembunyikan Bantuan Aceh, Farid Faqih Ditangkap TNI AU

Diduga Sembunyikan Bantuan Aceh, Farid Faqih Ditangkap TNI AU

- detikNews
Kamis, 27 Jan 2005 00:23 WIB
Banda Aceh - Ketua Government Watch (Gowa) Farid Faqih hari ini ditangkap oleh petugas POM AU dan polisi NAD. Farid diduga telah menyembunyikan sejumlah bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di NAD secara ilegal.Saat ini Farid dan tiga anggota Front Pembela Islam (FPI) yang diduga terlibat, sedang diperiksa di Polda NAD. Berita ini cukup mengagetkan sejumlah kalangan karena yang bersangkutan dikenal sebagi tokoh LSM yang dikenal kritis dalam gerakan anti korupsi.Sumber detikcom yang dihubungi Rabu (26/1/2005) malam, membenarkan penangkapan ini. Ia menerangkan kronologis penangkapan bermula pukul 17.00 WIB hari ini, saat dua buah truk datang ke hanggar di Lanud Iskandar Muda yang berfungsi sebagai gudang logistik bantuan bencana."Tiga orang anggota FPI saat itu tengah menaikan barang ke dalam kedua truk untuk disebarkan ke masyarakat. Tiba-tiba datang anggota kesehatan dari Kodam Iskandar Muda yang hendak mengambil kiriman barang dari Mabes TNI," kata sumber yang tidak mau diketahui identitasnya.Di hanggar tersebut, truk pertama memang menaikkan sejumlah barang bantuan seperti makanan, namun truk yang kedua mengangkut sejumlah peralatan kesehatan milik Kodam Iskandar Muda. Anggota kesehatan itu langsung menanyakan kepada ketiga orang itu."Menurut anggota kesehatan itu, mereka memberikan jawaban yang tidak jelas dan berputar-putar. Lalu ketiga orang itu diperiksa oleh petugas keamanan POM AU," lanjut sumber itu.Selanjutnya, saat diinterogasi mereka menunjukkan sebuah gudang di wilayah Kroeng Lingga, Aceh Besar. Ternyata di gudang itu disimpan sejumlah bantuan untuk masyarakat seperti makanan, minuman kemas, pakaian dan obat-obatan. Ketika diperiksa ternyata di dalamnya juga terdapat sejumlah bantuan berupa rice cooker milik Persit yang dikirim oleh istri Panglima TNI.Saat ditanya, ternyata gudang tersebut milik Farid Faqih. Namun sumber tidak menyebutkan kronologis saat Farid ditangkap. "Mereka dituduh mengambil bantuan prajurit TNI tanpa prosedur administrasi pengambilan barang yang semestinya dan dibawa ke Polda NAD," demikian sumber itu. (fab/)


Berita Terkait