Ini Pengakuan Mahasiswa yang Diamankan Karena Teriak KRL Tabrakan

Ini Pengakuan Mahasiswa yang Diamankan Karena Teriak KRL Tabrakan

- detikNews
Rabu, 07 Jan 2015 16:30 WIB
Ini Pengakuan Mahasiswa yang Diamankan Karena Teriak KRL Tabrakan
Stasiun Duren Kalibata/Idham-detikcom
Jakarta - Petugas Stasiun Kalibata mengamankan seorang mahasiswa yang diduga membuat panik penumpang karena berteriak KRL akan tabrakan. Namun mahasiswa ini membantah tudingan tersebut dan menyatakan dirinya juga panik akibat adanya teriakan KRL mau tabrakan.

"Dia mengaku juga panik akibat mendengar ada orang yang teriak KRL mau tabrakan," kata juru bicara PT KAI Commuter Jabotabek Eva Chairunisa kepada detikcom, Rabu (7/1/2015).

Mahasiswa itu mengaku ikut berlari ke bagian belakang KRL karena melihat penumpang yang lain berlari ke arah belakang kereta. Dia kemudian mengambil alat pemadam APAR dan memecahkan kaca gerbong kereta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia berlari ke arah belakang karena penumpang seluruhnya lari ke belakang. Kemudian dia memecahkan kaca gerbong," kata Eva. Mahasiswa itu kini dibawa ke kantor polisi. Belum diketahui dia mahasiswa dari kampus mana.

Eva mengatakan, seorang penumpang wanita sempat melihat ada pria yang berteriak bahwa kereta akan tabrakan. Namun pria ini belum tertangkap. "Ini masih kita cari orangnya," katanya.


(nal/nrl)


Berita Terkait