Semarang Masih Terjangkit Diare

Semarang Masih Terjangkit Diare

- detikNews
Rabu, 26 Jan 2005 17:24 WIB
Semarang - Berdasarkan catatan siklus, harusnya penyakit diare sudah tidak lagi berjangkit di Semarang. Tapi ternyata, yang terjadi malah sebaliknya. Diare masih berjangkit.Humas RS Roemani Semarang Syaefulloh mengatakan, di RS-nya, jumlah pasien diare terhitung tinggi. Pihaknya menerima 21 orang yang disinyalir terkena diare dalam satu hari, Selasa kemarin. Sebagian besar mereka berasal dari pinggiran kota Semarang, Mranggen dan Pedurungan."Berdasarkan pengalaman, di awal musim hujan biasanya diare mewabah. Tapi saat ini kan sudah di tengah atau akhir musim hujan, jadi harusnya diare sudah habis. Tapi kemarin kami menerima luapan pasien. Padahal puluhan pasien lainnya belum tertangani," kata Syaefulloh ketika ditemui di kantornya, Jl Singosari Timur, Rabu (26/1/2005).Syaefulloh menambahkan, pihak RS mencatat selama Januari ada 68 pasien diare. Kalau ditambahkan dengan 21 orang yang baru datang, maka jumlah keseluruhan pasien yang ada di RS-nya mencapai 89 orang.Tahun lalu, pihak RS Roemani mencatat ada 990 pasien diare. Sebanyak 6 orang di antaranya meninggal. "Biasanya dalam 3-4 hari, apra pasien sudah dipulangkan. Itu kalau kondisi normal. Artinya, kondisi mereka tidak terlalu parah," terangnya.Di RS Kariadi, Jl DR Sutomo, pasien diare yang rawat inap tercatat ada 25 orang. Sebanyak 18 orang diantaranya masih anak-anak. Di RS rujukan di Jateng ini, diare terhitung sebagai penyakit yang paling banyak diderita.Direktur SDM RS Kariadi Rochmanadji Widajat mengatakan, penyakit diare sangat tergantung iklim. Kalau hujan masih kerap turun, maka penyakit itu juga mudah berjangkit. "Tergantung hujannya," ujarnya pendek.Selama ini, RS Kariadi memang lebih benyak menangani penyakit-penyakit ganas seperti tumor, diabetes melitus, kencing manis, atau pasien akibat kecelakaan. Beberapa penyakit seperti DBD atau diare hanya dirujuk ketika klinil, puskesmas, atau RS lain tak sanggup menanganinya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads