"Ya jubir nanti ditempelkan di salah satu unit," kata Mensesneg Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/1/2015).
Pratikno sendiri belum tahu di pos mana nantinya jubir itu akan ditempatkan. Hingga saat ini pemerintah masih mencari sosok ideal untuk mengisi posisi tersebut.
Sebagai finalisasi bentuk ideal Staf Kepresidenan, Setneg, Setkab, BPKP dan Bapenas akan mengadakan rapat pekan ini. Diskusi nantinya akan menggodok formula paling ideal sejumlah unit yang ada di bawah koordinasi langsung Jokowi. Mereka adalah Staf Kepresidenan, Bappenas, BPKP, Setneg dan Setkab.
Diskusi juga penting dilakukan agar tidak ada kesan saling tumpang tindih dalam pekerjaan. Termasuk soal efektivitas komunikasi antar unit.
"Jangan sampai tumpah tindih, makanya kita duduk bersama lima unit ini," tutup Pratikno.
Jika benar nantinya muncul jubir, hal ini bertolak belakangan dengan keinginan Jokowi saat baru menjabat. Andi Widjajanto sebelum dilantik menjadi Seskab pernah menyebut Jokowi akan menghilangkan Jubir. Jokowi ingin bisa berbicara langsung mengenai berbagai kebijakan pemerintahan.
(mok/jor)











































