"Masih diurus KPK," ujar Mendagri Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Kantor Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2015).
"Kan ada 2 sisi. Yang sisi sedang dicermati, diselidiki KPK kami nggak ikut campur. November akhir kami sedang kumpulkan tinggal 2 database harus diatur agar clean dan clear," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Merevisi server-server yang hampir penuh. Kalau nggak dicek hilang nanti datanya padahal bisa digunakan untuk perbankan. Per Januari ini sudah di-update semua datanya," terang politisi PDIP tersebut.
Namun dirinya meminta kepada kelurahan se-Indonesia agar tetap melayani mereka yang hendak membuat KTP. Meski demikian, Tjahjo menegaskan pihaknya tidak ingin menemukan kembali data ganda seseorang pada KTP-nya.
"Data ganda kembali ke inisiatif warga dong. Ini yang kita ingnkan mudah-mudahan 2015 selesai tidak ada KTP ganda. Masing-masing daerah per 1 Januari harus melayani karena 1 hari itu bisa ada 15 ribu orang mengajukan permohonan buat KTP," tutupnya.
(aws/jor)











































