Rusia Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Korban AirAsia QZ8501

- detikNews
Selasa, 06 Jan 2015 13:05 WIB
Pangkalan Bun - Sepuluh hari sudah setelah pesawat AirAsia QZ8501, sebanyak 37 penumpang dan awak pesawat ditemukan meninggal dunia. Sorotan mata dunia pun tertuju pada Pangkalan Bun, Kalimantan Selatan yang menjadi pusat evakuasi pesawat tersebut.

Rusia merupakan salah satu negara yang membantu Indonesia dalam melakukan pencarian korban dan badan pesawat. Tim SAR dari negeri beruang merah itu mendirikan tenda komando di Kantor Kecamatan Kumai yang letaknya sekitar 20 km dari Lanud Iskandar, Pangkalan Bun.

Pantauan di lokasi, Selasa (5/1/2015) Rusia juga mengibarkan bendera setengah tiang untuk menyampaikan empati dan duka yang mendalam terhadap korban. Bendera itu berkibar di bawah Bendera Merah Putih.

Dalam operasi ini Rusia menerjunkan 22 penyelam dan dua buah pesawat canggih yakni sebuah jet Beriev BE-200 dan satu lagi pesawat pembawa logistik. Pesawat pembawa logistik tidak diparkirkan di Lanud Iskandar.

"Tim SAR Rusia punya pengalaman besar dalam mencari black box. Rusia sering dalam pencarian besar dalam pencarian black box pesawat, perlengkapan kami lengkap," kata Wakil Menteri Pertahanan Sipil, Penanggulangan Bencana, dan Situasi Darurat Rusia Jenderal Eduard Chiziykov.

Dia berharap upaya pencarian yang telah dilakukan selama ini cepat membuahkan hasil. Ditambahkan pula bahwa Rusia pernah membantu Indonesia pada tahun 2012 saat kecelakaan pesawat Sukhoi.

Bendera setengah tiang juga dikibarkan oleh warga Kotawaringin Barat dan kantor instansi pemerintahan. Warga setempat juga sudah dua kali menggelar doa bersama untuk korban AirAsia QZ8501.

(bpn/ndr)