Evakuasi Mayat dan Pembersihan Puing Masih Dilakukan di Aceh

Evakuasi Mayat dan Pembersihan Puing Masih Dilakukan di Aceh

- detikNews
Rabu, 26 Jan 2005 16:41 WIB
Banda Aceh - Banda Aceh masih terus dibersihkan dari sejumlah puing, reruntuhan dan sampah-sampah sampai hari ini, Rabu (26/1/2005). Evakuasi mayat juga masih terus dilakukan di sejumlah kawasan yang terkena amukan tsunami. Di kawasan-kawasan yang parah terkena tsunami seperti kawasan Ulee Lheue, Punge, Lamjame, Blower, Lamtemen, Peunayong, alat-alat berat terus digunakan untuk mengangkat puing dan reruntuhan rumah. Satu dua mayat masih ditemukan di tumpukan-tumpukan puing. Sejumlah relawan juga masih terlihat mencari mayat di antara puing-puing reruntuhan rumah. Sejak terkena tsunami pada 26 Desember 2004 lalu, setengah Kota Banda Aceh luluh lantak. Dari 9 kecamatan yang ada di Banda Aceh, enam kecamatan terkena dampak tsunami yang cukup parah. Daerah yang parah umumnya berada dekat dengan pantai dan juga kawasan yang berjarak sekitar 4 Km dari pantai. Seperti kawasan di Kecamatan Jaya Baru, Meuraksa, Kuta Raja, Syiahkuala, sebagian Kecamatan Baiturrahman dan Kuta Alam. Kawasan kota Banda Aceh yang terletak di sebagian Kecamatan Baiturrahman, Kuta Raja juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Pusat pertokoan yang terletak di Jalan Diponegoro, Jalan Panglima Polem, kawasan Pasar Atjeh dan Peunayong sampai hari ini belum ada yang buka. Tapi para pemilik toko di sekitar Jalan Diponegoro, Jalan Panglima Polem terlihat sudah mulai membersihkan tokonya untuk kembali beroperasi. Sementara, sejumlah toko di kawasan perdagangan Peunayong, belum terlihat ada pemilik toko yang memperbaiki toko-tokonya, khususnya toko-toko yang mengalami rusak berat. Satu dua mayat masih terlihat berada di dekat trotoar jalan. Kawasan Simpang Lima, sekitar Mesjid Raya, depan Kodim 0101 Aceh Besar arah jalan menuju Pendopo Gubernur NAD, merupakan kawasan yang sudah hampir bersih dari puing dan reruntuhan. (asy/)


Berita Terkait