Harlah PPP Kubu Romi Dihadiri Menteri, Ini Tanggapan Djan Faridz

Harlah PPP Kubu Romi Dihadiri Menteri, Ini Tanggapan Djan Faridz

- detikNews
Senin, 05 Jan 2015 23:32 WIB
Harlah PPP Kubu Romi Dihadiri Menteri, Ini Tanggapan Djan Faridz
Jakarta - Menko Polhukam Tedjo Edhy Menghadiri ‎peringatan Harlah ke-42 PPP kubu Romahurmuziy yang digelar di Gedung Joang malam ini. Sedangkan Harlah kubu Djan Faridz tak tampak perwakilan dari pemerintah. Bagaimana tanggapan Djan Faridz?

"Bagus ada yang mau datang. Kita memang nggak ngundang siapa-siapa, intern aja. Nanti Jumat baru kita undang semua orang," kata Djan di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2015).

Farid menyebut bahwa kedatangan Menko Polhukam ke acara Hut kubu Romi merupakan atas nama pribadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

‎"Sebagai pribadi. Sebagai pribadi boleh dong. Emang kenapa sih, ngiri aja lu, gua aja nggak ngiri. Bagus dong artinya PPP dilihat orang, yang penting PPP. Seneng kan kita didatengin orang orang gede," ujarnya.

Djan Farid juga mengaku tidak iri kendati HUT yang digelar kubunya tak dihadiri menteri seperti kubu Romi.

"Nggak, ngapain iri. Saya sebelum ini kan menteri, mainnya sama Presiden, sama Menko Polhukam, udah sering saya. Masa iri cuma sama satu orang. Kita dulu 34 menteri. Jadi nggak minder kita," ucapnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan menggelar acara lebih besar pada Jumat (9/1) mendatang dalam rangkaian HUT partai berlambang kabah tersebut. Kata Djan, partai-partai di Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat termasuk Presiden Joko Widodo diundang pada acara itu.

"Kita pingin di studio TV sekaligus disiarkan. Jumat, minggu ini lagi negosiasi harga, kan mahal. Kalau misalnya mahal, kita bikin di Senen bersama anak jalanan," tuturnya.

‎Ditambahkannya, pihaknya juga akan mengundang kubu Romi pada acara Jumat mendatang.

"Diundang dong," kata Djan yang menyebut bahwa kubu Romi juga mengundang pihaknya untuk acara di Gedung Joang, namun Djan mengaku tak bisa hadir lantaran menggelar Hut di kantor DPP.

(idh/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads