Basarnas Semarang Standby Bantu KRI yang Berlabuh di Tanjung Emas

Basarnas Semarang Standby Bantu KRI yang Berlabuh di Tanjung Emas

- detikNews
Senin, 05 Jan 2015 18:14 WIB
Basarnas Semarang Standby Bantu KRI yang Berlabuh di Tanjung Emas
dari kiri Kabarnas SAR Semarang Agus Haryono, Komandan KRI Usman Harun Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta, dan Komandan KRI Banda Aceh, Letkol Laut Arief Budiman (Foto: Angling AP/detikcom)
Semarang, - Meski tidak terjun langsung ke wilayah evakuasi AirAsia QZ8501, Basarnas kantor SAR Semarang tetap siaga dan membantu sejumlah KRI yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kepala Basarnas kantor SAR Semarang, Agus Haryono mengatakan pihaknya standby dan berjaga bila saja ada korban yang hanyut sampai di perairan Jawa dekat Semarang.

"Diminta standby kalau-kalau ada korban yang hanyut. Kita diminta bantu unsur-unsur yang terlibat misal refuel KRI-KRI yang bersandar di Tanjung Emas," kata Agus saat berada di KRI Banda Aceh yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (5/1/2015).

Ia menambahkan, personelnya belum memiliki kemampuan di cuaca saat ini menggunakan kapal yang dimiliki. Risikonya sangat besar dan riskan jika tetap diberangkatkan.

"Basarnas kantor SAR Semarang tidak punya kemampuan berlayar di cuaca ini, sangat risakkan. Kami hanya punya kapal viber 36 meter sangat tidak memungkinkan," terangnya.

Meski demikian ada satu anggota yang diberangkatkan dalam proses evakuasi yaitu Adil Triyanto. "Kami minta Kapten Adil di KM Purworejo di Pangkalan Bun," tegasnya.

Diketahui saat ini KRI Banda Aceh sedang mengisi bahan bakar dan logistik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Rencananya paling lama pukul 21.00 kapal bernomor 593 itu akan bertolak ke lokasi evakuasi AirAsia QZ8501.

(alg/try)


Berita Terkait