Pemprov DKI Tak Turunkan Tarif Angkot Pasca Harga BBM Turun

Pemprov DKI Tak Turunkan Tarif Angkot Pasca Harga BBM Turun

- detikNews
Senin, 05 Jan 2015 16:24 WIB
Jakarta - Pemprov DKI tidak akan menurunkan tarif ongkos angkutan umum meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah turun. Kepala Dinas Perhubungan DKI Benjamin Bukit menegaskan penurunan harga BBM dari Rp 8.500 menjadi Rp 7.600 tak berdampak besar untuk mengurangi tarif ongkos.

“Oh enggak akan turunlah, karena untuk penentuan tarif itu kan banyak komponen Kalau sudah bergerak (naik), komponen suku cadang enggak akan turun,” kata Benjamin kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2015).

Dia berujar pengaruh harga BBM bersifat tidak tetap dan bisa saja naik turun. Karena itu menurutnya tidak bisa langsung menurunkan tarif angkutan meski pemerintah pusat sudah menghimbau agar dilakukan penyesuaian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sifatnya ini fluktuaktif saja. Menurut kami, ini tidak signifikan. Organda juga sudah koordinasi dengan kita. Jadi biarkan saja dia floating saja karena ini kan turun naik sifatnya, tidak tetap. Jadi nanti kalau naik lagi dikit-dikit terus kita harus bahas lagi, ya enggak bisa,” ujarnya.

Lebih lanjut Benjamin mennyatakan tidak ada kompensasi yang diberikan kepada penumpang meski ongkos angkot tetap Rp 4.000. Namun Kadis yang baru dilantik pada 2 Januari lalu itu menambahkan jika dalam waktu dekat tarif BBM naik, tarif angkot juga tidak akan ikut naik.

“Enggak akan naik. Karena fluktuatifnya kan sedikit-sedikit saja, jadi enggak signifikan,” tukasnya.

(ros/vid)


Berita Terkait