Sandera AS di Irak Minta Tolong Kadhafi Selamatkan Hidupnya
Rabu, 26 Jan 2005 14:14 WIB
Jakarta - Di bawah todongan senjata di kepalanya, seorang sandera AS di Irak memohon dibebaskan dan meminta pertolongan Presiden Libia Moamar Kadhafi untuk menyelamatkan hidupnya.Roy Hallums (56) diculik di Irak pada 1 November 2004. Rekaman gambarnya dalam sebuah video ditayangkan pada Selasa waktu setempat. Demikian dilaporkan AP, Rabu (26/1/2005).Dalam video tersebut, Hallums terlihat sudah berjanggut dengan moncong senapan laras panjang di kepala kirinya. Kedua telapak tangannya dirapatkan sebagai bahasa tubuh sedang memohon.Bapak dua anak itu menuturkan dirinya ditangkap kelompok gerilyawan Irak karena bekerja dengan pasukan Amerika. Dia memohon kepada para pemimpin Arab, termasuk Kadhafi untuk menyelamatkan hidupnya.Saat penculikan terjadi, Hallums ditangkap bersama lima rekannya. Keenamnya bekerja di perusahaan yang berbasis di Arab Saudi. Penculik kemudian melepaskan empat sandera. Sedangkan Hallums bersama seorang akuntan asal Filipina bernama Robert Tarongoy tetap disandera. Namun Tarongoy tidak tampak dalam rekaman video yang menampilkan Hallums itu.Rekaman video Hallums tersebut membuat putrinya syok. "Hati saya hancur melihat ayah saya dengan senjata di kepalanya. Dia hanya ingin menolong orang-orang di sana untuk membangun kembali Irak," kata Carrie Cooper (29) yang berada di Westminster, California, AS kepada televisi KNBC.Mantan istri Hallums, Susan mendesak Presiden AS George W Bush untuk menolong Hallums dan mendesak para penculik untuk membebaskannya. "Tolong bebaskan dia. Dia ayah dan kakek yang baik," pintanya saat ditemui di rumahnya di Corona, California, AS.
(sss/)











































