"Orangtua sopir sudah hubungi Kepala Rumah Tangga Panglima. Dia akan ganti kerusakan," ujar Kasatlantas Polres Jakarta Pusat, AKBP Sakat, saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2015).
Kerusakan paling parah terjadi pada pagar depan rumang Panglima TNI. Saat kecelakaan sopir yang diperkirakan berumur 18 tahun itu dalam kondisi sadar.
"Dia juga berjanji akan ganti kerusakan pagarnya. Karena tetangga bisa diselesaikan secara kekeluargaan," ucapnya.
Saat disinggung apakah sopir akan dilakukan tes urine, Sakat membantahnya. "Buat apa dites, dia tidak apa-apa kok cuma out of control," ujarnya.
(rvk/bil)











































