Aksi Bugil Warnai Penggusuran Warga Lorong W Tj Priok

Aksi Bugil Warnai Penggusuran Warga Lorong W Tj Priok

- detikNews
Rabu, 26 Jan 2005 13:17 WIB
Jakarta - Penggusuran rumah warga Lorong W Barat Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, diwarnai bentrokan, Rabu (26/1/2005). Selain itu, bahkan saking histerisnya, seorang korban penggusuran nekat melakukan aksi bugil.Aksi bugil ini dilakukan oleh seorang perempuan separo baya. Hal itu dilakukannya sebagai protes atas dihancurkannya rumah permanennya oleh aparat. Sejumlah alat berat seperti buldoser sejak pukul 09.00 WIB menggerus rumah-rumah yang berada di Lorong W. Kawasan itu dihuni sekitar 160 kepala keluarga (KK).Warga semula melawannya sehingga pecahlah bentrokan. Sedikitnya 25 warga mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Namun bentrokan tidak menyurutkan petugas Tramtib untuk menghentikan penggusuran. Satu per satu rumah diratakan dengan alat berat. Puluhan polisi dan Satpol PP menjaga aksi penggusuran itu.Masyarakat -- utamanya kaum perempuan -- dengan menggendong anak mereka, hanya bisa menangis dan berteriak-teriak sebagai tanda protes. Seorang ibu tak kuasa menahan emosi sehingga melepas semua pakaiannya. Dia berlari menuju ke pasukan Tramtib dan Satpol PP berseragam biru tua yang berdiri di sudut jalan. Sambil mengibar-ngibarkan bajunya dia berteriak-teriak. Aparat hanya bisa menyaksikan aksi bugil tunggal itu.Aksi penggusuran itu bermula dari akan difungsikannya kembali rel kereta yang menghubungkan terminal Pasoso ke terminal Peti Kemas Koja. Sebelumnya, karena jalur rel itu tidak dipakai, masyarakat pun mendirikan bangunan di atasnya.Tapi kemudian warga membongkar dan memundurkan rumahnya menjadi dua meter dari jalur rel KA. Tapi Pemkot Jakarta Utara memerintahkan agar warga memundurkan lagi semeter, jadi jarak rumah dan rel mencapai tiga meter. Jika tidak, maka aparat yang akan memundurkannya.Warga kesal karena aparat hanya berani menggusur mereka. Mereka merasa diperlakukan tidak adil. Sebab Ruko Enggano Megah yang jaraknya 1,3 meter dari jalur rel tidak dibongkar. (nrl/)


Berita Terkait