AS-Inggris Serahkan Operasi Keamanan Usai Pemilu Irak

AS-Inggris Serahkan Operasi Keamanan Usai Pemilu Irak

- detikNews
Rabu, 26 Jan 2005 12:44 WIB
Jakarta - PM Inggris Tony Blair mengisyaratkan pasukan AS dan Inggris akan memulai penyerahan operasi keamanan kepada pasukan keamanan lokal setelah Pemilu Irak pada 30 Januari 2005. Namun waktu persisnya belum dipastikan.Menurut dia, pasukan AS dan Inggris akan menetapkan waktu yang tepat dengan pemerintahan baru Irak nantinya untuk menyerahkan kontrol keamanan kepada pasukan Irak."Penyerahan kontrol itu akan dilakukan di daerah yang aman. Ada beberapa wilayah yang bisa digunakan. Ingat, ada 14 dari 18 propinsi di Irak yang relatif damai dan stabil," kata Blair kepada koran Financial Times, Rabu (26/1/2005).Blair tidak memberian kepastian waktu bagi penarikan pasukan Inggris. Namun menurut dia, AS dan Inggris akan membahas kapan sebaiknya penarikan pasukan dilakukan setelah Pemilu Irak berlangsung."Baik AS, Inggris dan juga warga Irak menginginkan kami untuk segera pergi dari Irak sesegera mungkin. Pertanyaan adalah sesegera apa, dan jawabannya adalah begitu pasukan Irak memiliki kapabilitas untuk melakukan pekerjaannya," tukas Blair.Beberapa analis menilai Blair dan Presiden AS George W Bush ingin mencari strategi keluar dari Irak bagi pasukannya. AS memiliki pasukan terbanyak di Irak dengan 150 ribu personel sejak menggulingkan rezim Saddam Hussein di Baghdad pada April 2003.Sama halnya dengan Blair, Bush juga telah menolak memberikan kepastian mengenai waktu penarikan pasukan. Bush hanya menyatakan hal itu akan dilakukan secepat mungkin. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini