Gelapkan 3 Unit Mobil Mewah Milik Rental, Seorang Ibu Diciduk Polisi

- detikNews
Sabtu, 03 Jan 2015 08:15 WIB
Jakarta - Seorang ibu rumah tangga berinisial NUJ alias Nov ditangkap polisi karena menggelapkan 3 unit mobil mewah, salah satunya adalah Toyota Velfire Z. Untuk melancarkan aksinya, wanita berusia 42 tahun ini seolah-olah meminjam mobil ke sejumlah rental mobil, namun kemudian mobil tersebut digadaikan.

"Tersangka ini modusnya menyewa mobil mewah dengan alasan ada perusahaan mau pakai mobil, kemudian dia sewa selama 2 bulan," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto, Jumat (2/1/2015).

Didik mengungkapkan, tersangka sendiri dilaporkan atas pengaduan korbannya yang merentalkan 1 unit Toyota Velfire kepada tersangka di Bintaro Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada tanggal 25 Oktober 2014 malam.

"Setelah jatuh tempo, tersangka tidak kunjung menyerahkan mobilnya dan malah menggadaikannya kepada orang lain," imbuhnya.

Sementara itu, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen menerangkan, tersangka ditangkap tim Opsnal di bawah pimpinan AKP Ridwan R Soplanit.

"Tersangka kami tangkap di rumahnya pada Rabu (30/12) siang setelah ada laporan dari korban di Polsek Pondok Aren," ujar Handik.

Dalam aksinya itu, tersangka berpura-pura merental mobil Velfire kepada korban dengan kesepakatan harga sewa Rp 30 juta perbulan.

"Pada awalnya berjalan lancar. Namun, setelah lewat dua bulan dan tiga bulan saat diminta mengembalikan mobil korban, tersangka selalu beralasan dan mengulur-ulur waktu padahal mobilnya sudah digelapkan oleh tersangka dengan cara digadaikan kepada orang lain," jelas Handik.

Tidak hanya itu, lanjut Handik, tersangka juga menggadaikan mobil tersebut dengan melampirkan BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor palsu).

"BPKB-nya ini palsu dan masih kita dalami," imbuhnya.

Handik menambahkan, tersangka tidak hanya menggelapkan mobil rentalan. "Jadi dia sering menipu, di Polda juga ada LP penipuan dia. Ceritanya dia pinjam uang ratusan juta, dan akan dikembalikan setelah rumahnya terjual. Namun setelah rumah terjual, dia tidak mengembalikan uang korban," tuturnya.

Sementara itu AKP Ridwan R Soplanit, menjelaskan, tersangka terbilang sangat licin. Tersangka yang menjadi buruan Polsek Serpong ini membuat polisi kewalahan, sehingga tidak berhasil menangkapnya.

Saat disergap polisi, tersangka diduga sudah siap-siap melarikan diri. "Dia waktu kami tangkap bersama anaknya membawa sebuah koper besar, mungkin mau pergi kalau tidak keburu ke sana," ungkapnya.

Ridwan menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, tersangka, ia mengaku sudah menggadaikan 3 unit mobil mewah termasuk Toyota Velfire hasil rentalan tersebut. Dan benar saja, dari hasil pengecekan GPS, mobil Toyota Velfire diketahui berada di rumah salah satu oknum TNI di Bulak Rantai, Jakarta Timur.

"Setelah kami cek ke lokasi memang mobil Velfire tersebut ada sama Mayor Y ini. Bahkan ada 2 unit mobil lainnya yang diduga hasil penggelapan tersangka di rumah Mayor M," kata Ridwan.

Namun, lantaran tindak pidana ini menyangkut oknum TNI, sehingga polisi pun tidak dapat melakukan penyitaan. Polisi harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak POM agar barang bukti tersebut bisa diambil dari rumah Mayor Y.

"Ya akhirnya kita harus koordinasi sama POM dulu, biar POM yang periksa. Tetapi menurut yang bersangkutan, dia menerima gadaian mobil dari tersangka, karena tersangka punya utang sebesar Rp 400 juta dan mobil itu sebagai jaminannya," pungkasnya.




(mei/slm)