Transjakarta Tembus Rp 41,3 M

Lampaui Target

Transjakarta Tembus Rp 41,3 M

- detikNews
Rabu, 26 Jan 2005 11:57 WIB
Jakarta - Transjakarta Busway yang sempat dicemooh, rupanya menjadi bisnis yang menguntungkan. Terhitung 1 Februari 2004 hingga 21 Januari 2005, pendapatan tiket bus Transjakarta menembus angka Rp 41,3 miliar. Jumlah pendapatan tiket ini telah melampaui target yang dibebankan oleh Pemprov DKI Jakarta. "Setiap hari, pendapatan tiket ini langsung kita setor ke kas daerah melalui Bank DKI," ungkap Kepala BP TransJakarta, Irzal Z Djamal sebagaimana dalam rilisnya, Rabu (26/1/2005). Sebagai informasi, untuk rincian pendataan tiket ini, dari 1 Februari hingga 31 Desember lalu, jumlah pendapatannya sebesar Rp 38,9 miliar. Sedangkan dari 1 Januari hingga 21 Januari, sebesar Rp2,4 miliar. "Yang pasti, kita cukup bangga dengan kondisi ini," papar mantan Asisten Pembangunan Pemprov Jakarta ini. Menurutnya, pendapatan tiket ini hampir bisa menutupi seluruh biaya operasinal. Di seluruh dunia, tak ada angkutan massal yang bebas subsidi. "Dan Transjakarta akan berjuang untuk mencapai itu. Mandiri secara keuangan dan tetap memberikan pelayanan angkutan terbaik," jelas Irzal. Sementara itu, dalam catatan Kepala Bidang Tiketing, Farida Bau, dari 1 Februari 2004 sampai 21 Januari 2005, jumlah penumpang berada pada angka 16.867.070 orang. Untuk rekor penumpang tertinggi bulanan, berada pada bulan Desember lalu. "Desember itu, kita mengangkut 1.612.692 orang. Angka ini paling tinggi selama hampir satu tahun kita beroperasi," tutur Farida. Dipastikan dalam bulan ini akan ada kenaikan penumpang lagi. 15 Perempuan Daftar Di tempat terpisah, menyinggung masalah pramudi perempuan, Direktur Umum dan Keuangan operator Transjakart PT Jakarta Express Trans (JET), Ibnu Susanto memaparkan, hingga kini telah lebih 15 perempuan yang mendaftar. "Kita menerima banyak telepon untuk melamar jadi pramudi perempuan. Dari mantan pengemudi pribadi untuk ekspatriat, sopir truk, juga sopir angkot," jelasnya. Selain itu, untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, pihaknya telah memasang pengharum di dalam bus. Fasilitas baru ini diharapkan makin memberikan kenyamanan bagi penumpang. "Untuk sementara waktu, baru lima bus yang kita pasang. Secara bertahap, nanti seluruh armada akan kita beri pengharum," kata Ibnu. Pengharum ini bekerja otomatis. Jadi setiap beberapa waktu akan dengan sendirinya menyemprotkan bau harum. Diyakini, pengharum ini makin membuat penumpang tambah nyaman, terutama saat jam-jam sibuk, saat bus penuh penumpang. Hmm.....harummm... (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads