Diselidiki Kaitan Upal Jatim dengan Kasus Upal Anggota BIN

Diselidiki Kaitan Upal Jatim dengan Kasus Upal Anggota BIN

- detikNews
Rabu, 26 Jan 2005 11:51 WIB
Jakarta - Mabes Polri sedang menyelidiki kaitan komplotan pengedar uang palsu (upal) yang ditangkap di Surabaya, Jatim dengan kasus upal yang diduga melibatkan anggota Badan Intelijen Negara (BIN).Demikian disampaikan Kabreskrim Mabes Polri Komjen Pol Suyitno Landung saat ditemui wartawan di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (26/1/2005).Menurut Suyitno, sejauh ini polisi belum mengetahui apakah kedua komplotan upal itu saling terkait. "Saya sudah konfirmasi tadi pagi. Sampai sekarang belum ada. Apakah ada kaitannya dengan kasus yang ditangani Mabes pOlri saya belum tahu," kata Suyitno.Polsek Tambak Sari Surabaya, Selasa (25/1/2005) kemarin meringkus 5 orang komplotan pengedar uang palsu. Kelima orang yang ditangkap yakni Hari Setiadi, Bambang Setiawan, Sosro, Yusuf Kadir dan Tohir. Polisi menyita barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 49,7 juta.Sementara itu Mabes Polri hingga kini masih melakukan penyidikan kasus upal dengan tersangka Brigjen Pol purn Syafei dan 4 anggota BIN. Dalam kasus upal itu Polisi menduga Syafei sebagai otak pelaku pemalsuan uang. Mabes menargetkan pekan ini berkas kasus Brigjen Pol (Purn) Syaeri, sudah dapat dilimpahkan ke Kejati DKI. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini