Adrian dan Keluarga Terbang ke Singapura untuk Lihat Hello Kitty

AirAsia Ditemukan

Adrian dan Keluarga Terbang ke Singapura untuk Lihat Hello Kitty

- detikNews
Kamis, 01 Jan 2015 16:23 WIB
Adrian dan Keluarga Terbang ke Singapura untuk Lihat Hello Kitty
Adrian
Surabaya, - Adrian Fernando (13) siswa kelas 8 SMP Stella Maris Surabaya ini menjadi penumpang pesawat AirAsia QZ8501. Sampai saat ini, Adrian bersama om, tantenya serta sepupunya yang rencananya berlibur di Singapura dan melihat Hello Kitty belum ditemukan jasadnya.

"Rencananya mau lihat Hello Kitty," ujar Leony, ibu dan nenek 4 penumpang sekeluarga ini di Crisis Center di Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Kamis (1/1/2015).

Leony sampai saat ini masih menunggu kabar keberadaan Mulyadi (menantu), Liasari (anak), Engeline (cucu dari Mulyadi dan Liasari) serta Adrian Fernando (cucu)

"Kita tunggu terus. Susahnya setiap hari kayak gini terus," kata Leony yang meneteskan airmatanya.

"Harapan saya dapat ditemukan dengan kondisi apapun," terangnya.

Sementara itu, hilangnya Adrian membuat ibunya shock. Pasalnya, seharusnya Adrian dan ibunya juga diajak Liasari untuk ikut berlibur ke Singapura. Karena kesibukannya sebagai distributor semen, Lia mempersilahkan Adrian saja yang ikut om dan tantenya yang tinggal di Mojokerto.

"Mamae (ibu Adrian) juga mau diajak, tapi nggak jadi karena mau kerja," tutur saudara Adrian, Rony Tanubun di lokasi yang sama.

Ia menceritakan, mamanya selalu memanggil-manggil Adrian anak semata wayangnya untuk kembali. Hubungan Adrian dengan ibunya cukup akrab, karena hanya berdua tinggal di rumahnya di kawasan Petemon. Sedangkan papanya masih hidup tapi hubungannya tidak harmonis dengan mama Adrian.

"Ya gimana, dia anak tunggal. Selain hubungan ibu dan anak, keduanya juga akrab seperti teman," terangnya.

Ada hal yang tak biasa terjadi pada seminggu sebelum kejadian hilanya pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura pada Minggu (28/12/2014) pagi. Andrian yang dikenal patuh dan taat kepada ibunya, sejak seminggu sebelum kejadian ibunya dibuat jengkel dan marah.

"Setahu saya, dia anak penurut. Tapi seminggu sebelumnya, kata mamanya, sering membaut jengkel dan marah. Sampai mamanya memintanya keluar rumah dan bermain sepeda," terangnya.

Ronny juga melihat hal yang tak biasa pada Adrian. Biasanya saat bermain di rumah Ronny di kawasan Sukomanunggal, Adrian terlihat ceria.

"Waktu main ke rumah saya, kok ada yang beda. Areke (anaknya) agak pendiam," tandasnya.

(roi/rvk)


Berita Terkait