Kemenhub: Weather Display Ada di ATC tapi Belum di Masing-masing Pemandu

Kemenhub: Weather Display Ada di ATC tapi Belum di Masing-masing Pemandu

- detikNews
Kamis, 01 Jan 2015 15:07 WIB
Kemenhub: Weather Display Ada di ATC tapi Belum di Masing-masing Pemandu
Jakarta - Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Chappy Hakim mengusulkan agar Air Traffic Controller (ATC) memiliki weather display dan data langsung tentang kondisi cuaca. Dengan alat dan data tersebut seorang petugas ATC tak hanya memandu pilot terkait trafiic di jalur penerbangan, namun juga informasi cuaca terbaru.

Pasalnya dalam keadaan darurat panduan petugas ATC tentang kondisi cuaca mutakhir sangat diperlukan oleh seorang pilot. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murdjatmodjo menyebut bahwa ATC bandara di Indonesia sudah memiliki weather display.

"Weather display itu sudah ada (di ATC), hanya memang itu tidak di masing-masing pemandu," kata Djoko saat berbincang dengan detikcom, Kamis (1/1/2015).

Kementerian Perhubungan menurut Djoko akan mengusahakan agar nantinya masing-masing pemandu di ATC langsung bisa memantau weather display.
Apabila dengan kondisi sekarang, petugas ATC hanya bisa memberikan informasi kepada pilot terkait traffic di jalur penerbangan yang akan dilalui pesawat. Sementara untuk memandu pilot tentang kondisi cuaca terbaru, saat ini belum bisa dilakukan oleh pemandu di ATC.

Sebelumnya Direktur Utama AirNav Indonesia Bambang Tjahjono mengatakan, petugas ATC tidak mungkin memandu pilot terkait kondisi cuaca di jalur lintasan pesawat.

"Kalau ATC kan tidak bisa memberikan laporan cuaca sambil ngontrol, itu bahaya sekali," kata Bambang saat berbincang dengan detikcom, Rabu (31/12/2014). AirNav adalah institusi yang diberi mandat oleh pemerintah untuk memberikan layanan navigasi penerbangan di seluruh Indonesia (Single Air Traffic Service/ATS Provider).

Menurut Bambang sebelum terbang pilot mengambil data terbaru tentang cuaca dari BMKG. Data tersebut salah satunya digunakan untuk mengisi Flight-Plan. Saat mengisi flight-plan itulah pilot mempelajari kondisi cuaca di sepanjang jalur yang akan dilintasi.

"Nah, saat punya rencana terbang dia (pilot) juga sudah tahu ada cuacanya di atas bagaimana, lihat peta cuaca bagaimana? Apa ada awan yang membahayakan," kata Bambang.




(erd/try)


Berita Terkait