Dari pantauan detikcom kemacetan sudah terjadi sejak hari menjelang siang. Mobil-mobil dan bus dengan plat nomor luar kota terlihat memadati jalanan dari Jimbaran hingga Bandungan yang jaraknya sekitar 4 km.
Kepadatan kendaraan tersebut memang kerap terjadi setiap musim liburan tiba karena puluhan tempat pemancingan dan wisata alam ada di kawasan tersebut sehingga wisatawan dari Kota Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwodadi, bahkan Jakarta rela menempuh perjalanan jauh untuk berwisata ke sana.
Jalan antara Jimbaran ke Bandungan memang tidak lebar sehingga sulit menyalip. Kemacetan semakin parah karena ada beberapa pengendara motor yang menyerobot dan melewati marka jalan. Berberapa pengemudi mobil yang tidak sabar memilih putar balik sehingga lalulintas semakin semrawut.
Medan jalan yang naik turun juga menyebabkan mobil dan motor mengalami mogok hingga harus menepi. Kemacetan juga memperlambat laju ambulance dan mobil Binmas Polres Semarang.
Untuk mencegah kemacetan di jalan yang lebih terjal yaitu dari Jimbaran menuju daerah wisata Sidomukti, akses masuk ditutup untuk mobil roda empat.
"Macet 3 jam, udah susah payah sampai Jimbaran, arah umbul Sidomukti malah ditutup," kata wisatawan dari Kota Semarang, Lia (25), Kamis (1/1/2015).
Kawasan Bandungan, Jimbaran dan Sidomukti memang menjadi pilihan wisatawan berkunjung saat liburan karena pemandangan indah dan udara segar di sana.
(alg/rvk)











































