"Sudah 95 persen atau sekitar 153 keluarga sudah kita ambil sampel DNA untuk keperluan identifikasi korban," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Ans Yusuf di Base Ops Lanudal Juanda, Kamis (1/1/2015).
Anas mengaku penyerahan data paspor dari Imigrasi dan data kependudukan dari Pemkot Surabaya sangat membantu proses indentifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik bintang dua dipundaknya ini menegaskan fasilitas crisis center di RS Bhayangkara Polda Jatim untuk keluarga korban dijamin sama dan senyaman di crisis center Juanda.
"Akses dan fasilitas bagi keluarga sama persis. Hanya untuk melihat jenazah memang belum bisa kita kecuali sudah teridentifikasi dan butuh kepastian identifikasi," pungkas Anas.
(ze/spt)











































