Dari informasi yang dikumpulkan peristiwa tersebut terjadi pukul 03.00 WIB Dini hari. Saat itu korban tengah bertugas membersihkan sampah sisa malam pergantian tahun baru di depan mesjid At-Tien bersama kedua puluh rekannya.
Para petugas yang sedang bekerja itu tiba-tiba diserang dengan membabi buta oleh belasan pengendara motor. Akibatnya salah satu petugas kebersihan terkena tusukan senjata tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dikonfirmasi, Kasudin Kebersihan Jakarta Timur, Apul Silalahi membenarkan informasi tersebut. Atas peristiwa itu ia menyayangkan lambannya respon polisi dalam pengamanan.
"Begitu dapat informasi saya langsung telepon petugas kepolisian, tak lama Patko datang mereka sudah melarikan diri. Sejauh ini saya tidak tahu motifnya apa yang jelas ketika anggota saya sedang membersihkan sisa sampah malam tahun baru tiba-tiba diserang belasan pengendara motor," tutur Apul saat dikonfirmasi Kamis (1/1/2015) siang.
Beruntung nyawa Mumuh berhasil diselamatkan. Ia pun hanya mengalami luka bacok di punggung dan kepala bagian belakang.
"Korban mendapat belasan jahitan dari tim medis, sekarang sudah boleh pulang dan dilakukan berobat jalan. Saya sendiri tidak habis pikir ternyata masih ada orang yang jahat kepada petugas kita. Kasihan mereka, sudah kerja malam hari, dianiaya orang jahat pula," imbuh Apul Silalahi.
Sementara Kapolsek Cipayung, Kompol Cecep Subagia yang diminta konfirmasi mengaku belum dapat laporan. Meski begitu dirinya berjanji akan mendalami informasi tersebut lebih lanjut.
"Mohon maaf, tadi malam saya pulang dari Pospam TMII pagi tadi, namun belum ada laporan (kasus pembacokan,red). Coba kita cek dulu," tutup Cecep dalam pesan singkatnya.
(edo/spt)











































