"Rencananya akan diberangkatkan hari ini ke Pangkalan Bun," ujar Komandan KRI Banda Aceh, Letkol Laut Arief Budiman kepada wartawan di atas KRI Banda Aceh, Kamis (1/1/2015).
Dua jenazah berjenis kelamin laki-laki dan perempuan tersebut dibawa naik dari kapal milik Malaysia, KD Lekir dan KRI Bung Tomo. Dua jenazah tersebut telah dibungkus kantong mayat berwarna hijau dan hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses pemindahan jenazah diakui cukup sulit, karena gelombang laut yang cukup tinggi dan KRI Banda Aceh tidak bersandar, sehingga kapal terombang-ambing. Karena sudah memasuki hari ke-5 jatuhnya pesawat, kedua jenazah sudah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap.
Jenazah dipindahkan dari KRI Bung Tomo dan KD Lekir ke KRI Banda Aceh menggunakan crane yang memiliki jaring di bagian ujungnya. Saat ini posisi kedua jenazah berada di heli deck di dekat buritan KRI Banda Aceh. Helikopter sendiri sudah bersiap untuk membawa jenazah ke Pangkalan Bun.
KRI Banda Aceh akan tetap bersiaga di sekitar lokasi pencarian, sambil menunggu kedatangan 47 penyelam Kopaska TNI AL yang akan melakukan penyelaman hari ini. Para penyelam akan diangkut dari Pangkalan Bun menuju KRI Banda Aceh, sebelum diterjunkan ke titik lokasi jatuhnya pesawat.
(rni/vid)











































