Pernah Jadi Bakal Cagub, Calon Hakim MK ini Ungkap Tarif 'Paket Hemat'

Pernah Jadi Bakal Cagub, Calon Hakim MK ini Ungkap Tarif 'Paket Hemat'

- detikNews
Selasa, 30 Des 2014 20:20 WIB
Pernah Jadi Bakal Cagub, Calon Hakim MK ini Ungkap Tarif Paket Hemat
Jakarta - Calon hakim konstitusi Indra Perwira membeberkan perjuangannya saat sempat menjadi bakal calon gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2013 silam. Maju lewat Partai Gerindra, Indra mengaku ditawari 'paket hemat' hingga 'paket lengkap' untuk lanjut jadi cagub.

"Saya pernah jadi calon gubernur lewat Gerindra, tapi tidak dapat rekomendasi. Ya, politik itu dunia lain," kata Indra dalam sesi Wawancara Tahap II Seleksi Calon Hakim Konstitusi di Kantor Sekretariat Negara, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2014).

Hal ini disampaikan Indra saat menjawab pertanyaan dari anggota pansel Widodo Eka Tjahjana. Eka kemudian bertanya lagi apakah ada tarif untuk maju sebagai calon gubernur dari Partai Gerindra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada. Paket hemat Rp 175 miliar, paket lengkap Rp 245 miliar. Kalau paket hemat bikin baligho sendiri," jawab Indra.

Ketua Pansel Saldi Isra kemudian bertanya tentang kedekatan antara Indra dengan Gerindra. Dosen Universitas Padjajaran ini kemudian menegaskan bahwa relasinya hanya sebatas mengikuti konvensi cagub tersebut.

"Jadi begini, Ahmad Heryawan minta saya jadi wagubnya, tapi PKS kuran suara. Jadi tugas politik saya cari dukungan supaya PKS-Gerindra. Ketika saya bawa dukungan, PKS-Gerindra jalan sendiri. Ya saat itu kebetulan Gerindra buka konvensi dan saya didaftarkan. Jadi tidak ada kedekatan khusus," jelasnya.

Indra pun mengaku sebelumnya pernah berniat mendaftar di Pilwalkot Bandung 2008 silam dari jalur independen. Hanya saja, jumlah dukungan yang berhasil ia kumpulkan kurang.

"Waktu saya cuma 3 minggu dan dari 70 ribu yang harus dikumpulkan, saya punya 50 ribu. Tapi, yang belakangan bisa 200 ribu," keluhnya.

Wawancara tahap II ini diikuti oleh 5 calon. Kelima calon sudah mengikuti tes kesehatan dan hasil dari tahap II ini akan disampaikan pada 5 Januari 2015 mendatang.

(imk/fjr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini